Gunadarma BAAK News

Selasa, 21 Januari 2014

linux
Muhammad wahyudin


BAB I
PENDAHULUAN
1.1  Latar Belakang
Perkembangan komputer saat ini semakin maju. Pada pengguna komputer di indonesia saat ini kebanyakan menggunakan sistem operasi buatan dari microsoft, yaitu microsoft windows. hal itu wajar saja terjadi, karena sistem operasi windows lebih dulu hadir di Indonesia ketimbang sistem operasi linux. Sistem operasi windows harus menggunakan lisensi, sedangkan linux tanpa menggunakan lisensi atau bisa di bilang gratis.
Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.
1.2   Identifikasi topik
Pengertian tentang linux
Macam-macam linux
Perbandingan linux terhadap sistem operasi lainnya
Keuntungan dan kerugian linux
1.3  Tujuan pembahasan topik
Untuk mengetahui pengertian tentang linux
Untuk mengetahui macam-macam linux
Untuk mengetahui Perbandingan linux terhadap sistem operasi lainnya
Untuk mengetahui Keuntungan dan kerugian linux
1.4  Manfaat
1.4.1 Bagi Dosen :
Untuk mengetahui sejauh mana mahasiswa dan mahasiswi mengetahui tentang linux
1.4.2   Bagi Mahasiswa :
Untuk mengetahui pengetahuan tentang linux
1.4.3 Bagi Pembaca Lain :
Untuk menginspirasi pembaca untuk dapat mencoba menggunakan sofware linux.
BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian linux
   Linux adalah  software sistem operasi open source yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan lebih tinggi.  Sistem operasi ini gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. linux merupakan turunan dari unix dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras koputer mulai dari inter x86 sampai dengan RISC. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis, lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan maupun pengiriman program. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.
B.     Macam-macam linux
1.      Fedora core 4
Fedora core adalah sebuah proyek komunitas yang mengkhususkan diri membuat berbagai paket aplikasi untuk di jalankan di Red Hat Linux.
Fedora Core dapat di bakar ke empat keping CD atau sebuah DVD, Instalasi Fedora Core 4 mudah, dan tidak banyak berubah dari rilisan sebelumnya.
 2.      SUSE
sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional .SUSE Linux adalah salah satu distro Linux utama yang dibuat di Jerman. SUSE Linux aslinya merupakan terjemahan dalam bahasa Jerman dari Slackware. Perusahaannya sekarang ini dimiliki oleh Novel, Inc. S.u.S.E adalah singkatan dari kalimat dalam bahasa Jerman “Software- und System-Entwicklung” (“Perangkat lunak dan pengembangan sistem”), tetapi ada informasi tidak resmi yang mengatakan bahwa S.u.S.E dihubungkan dengan ilmuwan komputer Jerman Konrad Zuse.
3.      KNOPPIX
         Knoppix merupakan distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa menginstalnya di hard-disk. Distro ini berbasis Debian Linux dan diciptakan oleh Klaus Knopper. Aplikasinya sangat lengkap dan cocok untuk demo atau belajar Linux bagi yang belum mempunyai ruang pada hard-disknya, dapat juga untuk CD rescue. Kelemahan dari knoppix adalah diperlukannya memori yang besar untuk menggunakan modus grafisnya yaitu 96 MB walaupun bisa juga dijalankan pada memori 64 MB dengan swap pada hard-disk seperti pengalaman penulis tapi Anda perlu sedikit bersabar. Distro ini berbasis Debian GNU/Linux.
4.      CentOS
        CentOS adalah sistem operasi bebas yang didasarkan pada Red Hat Enterprise Linux (RHEL).CentOS singkatan dari Community ENTerprise Operating System (Sistem Operasi Perusahaan buatan Komunitas/Masyarakat).
5.      PUPPY LINUX
Puppy Linux adalah salah satu distro Linux Live CD yang sangat kecil ukurannya dan mengutamakan kemudahan dalam penggunaan. Seluruh sistem operasi dan aplikasinya berjalan dalam RAM, yang membolehkan media booting dilepas setelah sistem operasi berhasil dijalankan.
C.    Perbandingan linux terhadap sistem operasi lainnya
MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux, yaitu file sistem yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat dijalankan pada prosesor x86, dan tidak mendukung multi-user dan multi-tasking, serta tak bersifat free. Juga MS-DOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak tersedianya perangkat lunak network, program pengembang, dan program utilitas yang ada dalam Linux.
Microsoft Windows menawarkan beberapa kemampuan grafis yang ada pada Linux termasuk kemampuan networking, tetapi tetap memiliki kekurangan yang telah ada pada MS-DOS.
Windows NT yang juga tersedia untuk Digital Alpha dan juga prosesor x86 juga memiliki beberapa kekurangan yang telah ada pada MS-DOS. Waktu untuk menemukan suatu bug dalam suatu sistem operasi ini tak sebanding dengan harga yang harus dibayar.
Sistem operasi Apple untuk Macintosh hanya dapat berjalan di sistem Mac. Juga memiliki kekurangan dari sisi ketersediaan perangkangkat bantu pengembang (development tool), dan juga kurang dapat secara mudah untuk berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya. Apple juga telah memungkinkan Linux dapat dijalankan pada PowerMac.
D.    Keuntungan dan Kerugian
Keuntungan Linux:
 1.      Lebih aman
Linux memisahkan hak akses file dan direktori bagi user biasa dan super user atau root. Seorang user biasa hanya di beri akses di sebuah folder direktori tertentu untuk menyimpan data, yaitu di folder /home/nama . Oleh karena itu, keamanan file-file system dan file-file lain di jaga dari kemungkinan terhapus oleh user biasa. Di samping itu setting system juga membutuhkan password dari Super User.
 2.      Lebih tahan virus

Karena pemisahan akses file tsb, kurang memungkinkan suatu virus menerobos file system. Di samping itu Linux tidak memiliki Registry yang di kenal merupakan tempat persembunyian virus. Di Linux juga tidak terdapat file exe yang dapat di jangkiti virus dan dapat menyebarkan virus.
 3.      Gratis dan dapat di sebarluaskan
Linux memiliki lisensi GNU, yaitu sebuah lisensi yang memperbolehkan seseorang untuk menyebarluaskan, memodifikasi dan menggunakan Linux secara gratis.
4.      Kompatibel dengan Hardware lama
Linux dapat di install di Hardware lama dan tentu nya tidak menerapkan GUI dalam hal ini. Hardware lama tsb dapat di gunakan untuk server yang tidak membutuhkan GUI. Dalam hal ini, Linux mensyaratkan spesifikasi hardware yang rendah.

  Kekurangan Linux:
Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’, takut untuk beralih dari Windows.
Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada  Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.
Aplikasi-aplikasi di Linux belum seampuh aplikasi di Windows.
Struktur direktori dan hak-akses yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa dengan Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.
 BAB III
    KESIMPULAN 
Linux adalah  Linux adalah  software sistem operasi open source yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan lebih tinggi.  Sistem operasi ini gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU.
macam-macam linux yaitu : a. Fedora core 4 , b. SUSE, c. Kanoppix, d. Puppy Linux
Kelebihan dari linux yaitu lebih aman di gunakan, lebih tahan virus, gratis dan dapat di sebar luaskan, kompatibel dengan hardware lama.
kekurangannya : belum seampuh aplikasi windows, proses instalasi yang sedikit susah, banyak pengguna yang belum terbiasa dengan linux
10:13 AM

0
Kata Pengantar
Rasa syukur yang sangat mendalam, kami panjatkan kehadirat Allah SWT, sehingga melalui rahmat-Nya yang tiada terkira “Makalah tentang Linux” ini dapat terselesaikan. 
Kami sadar dengan banyaknya keterbatasan yang kami miliki, makalah ini jauh dari sempurna. Masih butuh sentuhan tangan-tangan yang lebih expert dalam mengembangkannya. Kami mengharapkan input dari semua teman, terutama dari Dosen ybs, karena makalah ini adalah sebagai sedikit sumbangsih kami untuk ilmu pengetahuan.
Makalah ini dapat digunakan sebagai bahan referensi awal untuk kita dalam mempelajari Linux. Sesuai dengan namanya, modul ini lebih kepada cara pandang suatu sistem operasi yang dinamakan Linux secarakonseptual, yang berarti makalah ini tidak akan banyak membahas masalah-masalah teknis, melainkan lebih banyak kependekatan (baca: teori) seorang user ke linux itu sendiri. Kebutuhan akan perintah-perintah dasar juga disertakandalam modul ini beserta persamaannya di Sistem Operasi DOS yang mungkin sudah lebih dulu familiar di kalanganmasyarakat luas.
Bab I Modul ini membahas Linux secara konsep, mulai dari sejarah, perbandingan dengan Sistem Operasi lain sampai pada kelebihan sistem operasi linux dari sistem operasi lainnya.
Bab II membahas tentang Distro Linux
Bab III khusus akan membahas tentang salah satu distro Linux yaitu Red Hat.
Penulis, 09 Juni 2010

BAB I
Pengenalan Linux
Kata "Linux" untuk saat ini sudah tidak asing lagi bagi para pengguna internet dan komunitas mahasiswa yang memili-kihobby untuk mencoba software-software baru. Secara teknis dan singkat dapat dikatakan, Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multi tasking, yang dapat berjalan di berbagai platform termasuk prosesor Intel 386 maupun yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standar POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.
Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, Linus Torvalds, yang sebetulnya mengacu pada suatu kumpulan software lengkap yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi yang lengkap. Lingkungan sistem operasi ini mencakup ratusan program, termasuk kompiler, interpreter, editor dan utilitas. 

1.1 Perbedaan mendasar Linux
Satu hal yang membedakan Linux terhadap sistem operasi lainnya adalah harga. Linux ini lebih murah dan dapat diperbanyak serta didistribusikan kembali tanpa harus membayar fee atau royalti kepada seseorang. Tetapi ada hal lain yang lebih utama selain pertimbangan harga yaitu mengenai source code. Source code Linux tersedia bagi semua orang sehingga setiap orang dapat terlibat langsung dalam pengembangannya.

1.2 Perbandingan Linux terhadap sistem operasi lainnya
Linux disusun berdasarkan standar sistem operasi POSIX yang sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja UNIX. UNIX kompatibel dengan Linux pada level system call, ini berarti sebagian besar program yang ditulis untuk UNIX atau Linux dapat direkompilasi dan dijalankan pada sistem lain dengan perubahan yang minimal. Secara umum dapat dikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding UNIX lain pada hardware yang sama. Dan lagi UNIX memiliki kelemahan yaitu tidak bersifat free.
MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux yaitu file sistem yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat dijalankan pada prosesor x86 dan tidak mendukung multi user dan multi tasking, serta tidak bersifat free. Juga MS-DOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak tersedianya perangkat lunak network, program pengembang dan program utilitas yang ada dalam Linux.

1.3 Sejarah Linux
Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andrew Tanen-baum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler). Saat ini Linux adalah sistem UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis. Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet menjadi pilihan yang sangat tepat. Karena kernel Linux dikembangkan dengan usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun.
Sekarang ini, banyak aplikasi Linux yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan seperti Microsoft Office, yaitu Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal sebagai Scilab.

1.4 Kelebihan Linux
Di sini akan dijelaskan beberapa kelebihan dari sistem operasi Linux/UNIX dibandingkan dengan dengan sistem operasi yang lain. Dan berikut ini adalah beberapa fakta dari hal-hal yang menguntungkan dengan menggunakan program dan file-file Linux/UNIX :
*             Pada dasarnya semua data tersimpan di dalam harddisk walau ada beberapa kondisi dimana data tersimpan di disket. Linux/UNIX memberikan beberapa proses spesial dimana terminal, printer dan device hardware lainnya dapat diakses seperti kita mengakses file yang tersimpan dalam harddisk atau disket.
*             Ketika program dijalankan, program tersebut dijalankan dari harddisk ke dalam RAM dan setelah dijalankan akan dinamakan sebagai proses.
*             Linux/UNIX menyediakan servis untuk membuat, memodifikasi program, proses dan file.
*             Linux/UNIX mendukung struktur file yang bersifat hirarki.
*             Linux/UNIX adalah salah satu sistem operasi yang termasuk ke dalam kelas sistem operasi yang dapat melakukan multitasking. Multitasking sendiri adalah keadaan dimana suatu sistem operasi dapat melakukan banyak kerjaan pada saat yang bersamaan.
*             Selain multitasking, Linux/UNIX juga dapat mendukung multiuser. Yaitu sistem operasi yang pada saat bersamaan dapat digunakan oleh lebih dari satu user yang masuk ke dalam sistem. 
1.5 Bagian penting kernel Linux
Kernel Linux terdiri dari beberapa bagian penting, seperti : manajemen proses, manajemen memori, hardware device drivers, filesystem drivers, manajemen jaringan dan lain-lain. Namun bagian yang terpenting ialah manajemen proses dan manajemen memori. Manajemen memori menangani daerah pemakaian memori, daerah swap, bagian-bagian kernel dan untuk buffer cache. Manajemen proses menangani pembuatan proses-proses dan penjadwalan proses. Pada bagian dasar kernel berisi hardware device drivers untuk setiap jenis hardware yang didukung.


BAB II
Distro Linux

Banyaknya pilihan dan semakin bertambahnya jumlah distro Linux boleh jadi membingungkan bagi yang baru mengenal Linux. Karena itulah dibuat. Berikut ini 10 distro, yang dianggap sebagai distro-distro Linux yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. MEPIS Linux, Xandros, dan Linspire adalah distro terbaik bagi pengguna baru agar dapat langsung bekerja menggunakan Linux tanpa harus memahami kompleksitasnya. Di sisi lain, Gentoo, Debian, dan Slackware adalah distro tingkat lanjut yang memerlukan pemahaman mendalam sebelum dapat digunakan secara efektif. Mandrakelinux, RedHat, dan SUSE digolongkan sebagai distro ‘jalan-tengah’. Distro-distro di bawah ini diurutkan berdasarkan popularitas mereka di situs DistroWatch.com, dan tidak mengindikasikan pangsa pasar atau kualitas.
1.            Mandrakelinux, yang dikembangkan pertama kali oleh Gael Duval, adalah distro yang mengalami kenaikan popularitas yang sangat pesat sejak rilis pertamanya di bulan Juli 1998. Para developernya mengambil distro RedHat, mengubah desktop defaultnya ke KDE dan menambahkan installer yang mudah digunakan, mendobrak mitos bahwa Linux sulit diinstalasi. Kemampuan pengenalan hardware dan pemartisi hard disk dari Mandrakelinux diakui merupakan salah satu yang terbaik di antara distro Linux. Banyak pengguna yang berpaling ke Mandrakelinux saat distro lain gagal memenuhi kebutuhannya. 
Keunggulan                                                        :               User-Friendly, Tool konfigurasi grafis, dukungan komunitas  luas, mampu mengubah ukuran partisi NTFS   
Kelemahan                                                         :               Beberapa rilis mengandung bug, rilis terakhir hanya tersedia bagi anggota MandrakeClub
Manajemen Software   :               RPM (urpmi)
Bisa di Download              :               Ya

2.            Fedora Core Bagi banyak orang, nama RedHat melambangkan Linux, karena sebagai perusahaan Linux yang dikenal di seluruh dunia. Didirikan tahun 1995 oleh Bob Young dan Marc Ewing, Red Hat Inc baru mulai menampakkan tanda-tanda menguntungkan di bidang layanan, bukan dari distribusinya sendiri. Tetap saja, RedHat adalah pilihan pertama bagi para profesional dan masih menjadi pelaku utama di masa mendatang. Mereka dengan bijak menghindari ekspansi cepat saat booming dotcom di tahun 1998-1999, memilih berkonsentrasi pada bisnis inti. Manajemen tipe ini, jika berlanjut, akan menjamin stabilitas dan kelangsungan. Namun demikian, RedHat Linux 9 merupakan akhir dari jajaran produk RedHat Linux, yang digantikan oleh Fedora Core di akhir tahun 2003. 
Apa yang istimewa dari RedHat dan Fedora Core? Adalah gabungan dari paket konservatif dan terbaik di atas banyak utiliti rumit yang dikembangkan dalam perusahaan. Paketnya tidak selalu up-to-date, sekali versi beta diumumkan, versi paket dibekukan, kecuali untuk update sekuriti. Hasilnya adalah distribusi yang stabil dan teruji, program beta dan fasilitas pelaporan bug terbuka bagi umum dan ada beberapa milis. RedHat Linux telah menjadi distro Linux dominan di server-server seluruh dunia.
Keunggulan                                                        :               Digunakan di mana-mana, dukungan komunitas luas, Banyak inovasi        
Kelemahan                                                         :               Daur hidup edisi gratisnya terbatas, dukungan multimedia buruk, transisi RedHat ke Fedora mengkhawatirkan
Manajemen Software   :               RPM 
Bisa di Download              :               Ya
3.            Gentoo Linux, diciptakan oleh Daniel Robbins, mantan pengembang Stampede Linux dan FreeBSD. Pengalamannya di FreeBSD dengan fasilitas kompilasi otomatis yang disebut “ports” memberinya inspirasi untuk mengadaptasi ports ke Gentoo dengan nama “portage”. Kisah yang lebih lengkap dapat ditemukan dalam tulisan tiga seri berjudul Making The Distribution. Rilis stabil pertama Gentoo diumumkan pada bulan Maret 2002. 
Gentoo Linux adalah distro berbasis source-code, satu-satunya di daftar ini. Meskipun media instalasinya meyediakan berbagai bentuk paket biner untuk mendapatkan sistem Linux dasar yang langsung berjalan, ide utama Gentoo adalah untuk mengompilasi semua paket source code di komputer pengguna. Keuntungan utama cara ini adalah semua perangkat lunak akan sangat teroptimasi dengan perangkat keras tempatnya terpasang. 
Keunggulan                                                        :               Instalasi paket software mudah, sangat uptodate, Kepuasan karena membangun sistem dari awal sesuai keinginan pengguna 
Kelemahan                                                         :               Instalasi sangat lama, kurang stabil dan resiko breakdown, kurang tepat untuk server yang mission-critical
Manajemen Software   :               SRC (portage)
Bisa di Download              :               Ya
4.            Debian GNU/Linux, dipelopori oleh Ian Murdock di tahun 1993, adalah projek nonkomersial sepenuhnya; barangkali bentuk termurni dari ide yang mengawali pergerakan perangkat lunak bebas (free software movement). Ratusan pengembang sukarelawan dari seluruh dunia ikut serta dalam projek ini, yang diatur secara baik dan ketat, menjamin sebuah distro berkualitas yang dikenal sebagai Debian. 
Di tengah-tengah proses pengembangan, terdapat tiga cabang di direktori pusat – “stable”, “testing”, dan “unstable” (dikenal juga sebagai “sid”). Saat versi baru sebuah paket tiba, ia ditempatkan di cabang unstable untuk pengujian pertama. Jika lulus, paket dipindah ke cabang testing, di sana ia mengalami pengujian selama beberapa bulan. Cabang ini dinyatakan stable setelah melalui pengujian menyeluruh. Sebagai hasilnya, disto ini mungkin adalah terstabil dan dapat diandalkan, meskipun tidak up-to-date. Cabang stable cocok untuk penggunaan di server-server mission-critical, banyak pengguna lebih suka menggunakan cabang testing atau unstable yang lebih up-to-date di komputer pribadinya.
Keunggulan                                                        :               100% bebas, situs web yang bagus, dukungan komunitas luas, sangat teruji, instalasi software mudah (dengan apt-get) 
Kelemahan                                                         :               Installer membingungkan, rilis stabilnya out-of-date
Manajemen Software   :               DEB
Bisa di Download              :               Ya

5.            SuSE adalah perusahaan lain yang berfokus pada desktop, meskipun serangkaian produk kelas enterprise juga tersedia. Distro ini mendapat pujian untuk installernya dan tool konfigurasi YaST, yang dikembangkan oleh SUSE sendiri. Dokumentasinya, yang disertakan pada versi komersial, berkali-kali diakui sebagai yang terlengkap, menyeluruh, dan mudah digunakan. Linux Journal menganugerahi SUSE Linux 7.3 sebagai “Product of the Year 2001″. Distro ini mencapai pangsa pasar cukup besar di Eropa dan Amerika Utara, namun tidak dipasarkan di Asia dan belahan dunia lain. Tahun 2003 SUSE dibeli oleh Novell. 
Keunggulan                                                        :               Perhatian profesional dan detail, Tool konfigurasi grafis YaST yang mudah digunakan 
Kelemahan                                                         :               Hanya tersedia di beberapa belahan dunia melalui FTP atau penjual software, mengandung komponen proprietary sehingga mencegah distribusi ulang
Manajemen Software   :               RPM
Bisa di Download              :               Ya
6.            Knoppix Dikembangkan oleh Klaus Knopper di Jerman, dapat dikatakan bahwa Knoppix yang berbasis Debian ini telah menaikkan standarnya ke tingkat baru, terutama dengan deteksi perangkat keras otomatis yang dapat membuat malu banyak distro Linux komersial. Booting yang mulus, pilihan perangkat lunak, teknik pemekaran seketika, dan bisa diinstalasi ke hard disk menjadikan Knoppix sebuah tool yang diperlukan. Knoppix dapat digunakan sebagai disket penyelamat, sebuah tool untuk mendemonstrasikan Linux kepada mereka yang belum pernah melihatnya atau sebuah tool untuk menguji komputer baru sebelum dibeli. Distro ini bahkan dapat digunakan sebagai distro penuh untuk penggunaan sehari-hari. 
Versi baru Knoppix dirilis secara teratur, rata-rata setiap 1 -2 minggu. Pembaruan serta paket perangkat lunak terbaru dari cabang unstable Debian.
Keunggulan                                                        :               Pengenalan hardware sangat baik, Langsung dijalankan dari CD tanpa instalasi. 
Kelemahan                                                         :               Lamban jika dijalankan langsung dari CD 
Manajemen Software   :               DEB
Bisa di Download              :               Ya
7.            Slackware Linux, diciptakan oleh Patrick Volkerding tahun 1992, adalah distro linux tertua yang mampu bertahan. Tanpa banyak tetek bengek, tetap menggunakan installer berbasis teks tanpa tool konfigurasi grafis. Saat distro lain berusaha keras untuk mengembangkan tampilan yang mudah digunakan bagi sebagian besar utiliti, Slackware menawarkan konfigurasi manual dengan mengedit file-file konfigurasi. Karena ini, Slackware hanya disarankan untuk pengguna lanjut yang bersedia meluangkan waktu untuk mempelajari Linux. 
Mungkin karakteristik terbaik distro ini adalah: Jika Anda memerlukan bantuan untuk instalasi Linux Anda, carilah pengguna Slackware. Dia diperhitungkan lebih mampu memperbaiki masalah dibandingkan pengguna distro lain.
Keunggulan                                                        :               Sangat stabil dan bebas bug, Setia pada kaidah-kaidah UNIX 
Kelemahan                                                         :               Semua konfigurasi dilakukan secara manual, deteksi otomatis hardware terbatas 
Manajemen Software   :               TGZ
Bisa di Download              :               Ya
8.            MEPIS Linux diluncurkan oleh Warren Woodford di bulan Juli 2003, yang merupakan distro terbaru di daftar ini. Meskipun demikian, MEPIS berhasil mendapatkan sambutan positif dari pengguna dan pengulas. MEPIS adalah gabungan dari Debian Sid dan Knoppix, satu jenis distro Linux baru yang dapat digunakansebagai liveCD dan distribusi penuh dengan instaler grafis. Dengan cara ini, pengguna dapat mencoba dengan menjalankan secara langsung, dan dapat menginstalasinya ke harddisk jika mereka menyukainya. Banyak distro lain yang meniru, namun MEPIS-lah yang memelopori konsep sebuah liveCD + instaler grafis yang diluncurkan langsung dari CD. 
MEPIS Linux juga memiliki kemampuan deteksi perangkat keras yang sangat baik (termasuk mengenali beberapa jenis winmodem) dan menyertakan beberapa utiliti konfigurasi yang dikembangkan sendiri.
Keunggulan                                                        :               Distribusi penuh dan live CD dalam satu paket, menyertakan driver NVidia, Java, Flash, codec multimedia, dan perangkat lunak tidak-bebas lainnya, deteksi perangkat keras yang sangat baik 
Kelemahan                                                         :               Belum teruji sebagai distribusi mainstream, tampilan UI standar kurang menarik 
Manajemen Software   :               DEB
Bisa di Download              :               Ya
9.            Xandros dibangun dari puing-puing Corel Linux, sebuah usaha yang cukup sukses untuk pemasssalan Linux di tahun 1999, namun terabaikan setelah Corel mengalami kesulitan keuangan. Xandros membeli distro ini pada bulan Agustus 2001 dan merilis versi pertama dan satu-satunya pada bulan Oktober 2002. 
Keunggulan                                                        :               Didesain untuk pemula, langsung dapat dipakai, File manager yang bagus dan utiliti lain yang berguna 
Kelemahan                                                         :               Mengandung komponen proprietary sehingga mencegah distribusi ulang 
Manajemen Software   :               DEB
Bisa di Download              :               Ya, edisi open circulation untuk pengguna pribadi saja
10.          Linspire (dulu bernama Lindows.com) didirikan oleh Michael Robertson, pendiri dan mantan CEO MP3.com, pada bulan Oktober 2001 di San Diego, USA. Tujuan awal distro ini adalah mengembangkan sistem operasi Linux yang mampu menjalankan bukan hanya aplikasi Linux, namun juga aplikasi Windows seperti MS Office. Tujuan ambisius ini kemudian diabaikan karena pengembang LindowsOS nampaknya salah memperhitungkan usaha yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut. 
Keunggulan                                                        :               Didesain untuk pemula, Instalasi cepat dan mudah, Instalasi software dengan satu klik 
Kelemahan                                                         :               Mahal, Menarik biaya tahunan untuk mengakses koleksi software, Praktik marketing yang menjengkelkan 
Manajemen Software   :               DEB
Bisa di Download              :               Ya, LindowsLive! (menggunakan BitTorrent)

BAB III
RedHat
Nama RedHat melambangkan Linux, karena sebagai perusahaan Linux yang dikenal di seluruh dunia. Didirikan tahun 1995 oleh Bob Young dan Marc Ewing, Red Hat Inc baru mulai menampakkan tanda-tanda menguntungkan di bidang layanan, bukan dari distribusinya sendiri. Tetap saja, RedHat adalah pilihan pertama bagi para profesional dan masih menjadi pelaku utama di masa mendatang. Mereka dengan bijak menghindari ekspansi cepat saat booming dotcom di tahun 1998-1999, memilih berkonsentrasi pada bisnis inti. Manajemen tipe ini, jika berlanjut, akan menjamin stabilitas dan kelangsungan. Namun demikian, RedHat Linux 9 merupakan akhir dari jajaran produk RedHat Linux, yang digantikan oleh Fedora Core di akhir tahun 2003. Meskipun Fedora disponsori oleh RedHat, namun sebagian besar dikembangkan oleh komunitas,mempunyai daur hidup yang singkat, dan menjadi basis pengujian RedHat Enterprise Linux. 
Apa yang istimewa dari RedHat dan Fedora Core? Adalah gabungan dari paket konservatif dan terbaik di atas banyak utiliti rumit yang dikembangkan dalam perusahaan. Paketnya tidak selalu up-to-date, sekali versi beta diumumkan, versi paket dibekukan, kecuali untuk update sekuriti. Hasilnya adalah distribusi yang stabil dan teruji, program beta dan fasilitas pelaporan bug terbuka bagi umum dan ada beberapa milis. RedHat Linux telah menjadi distro Linux dominan di server-server seluruh dunia.
Salah satu alasan kesuksesan RedHat adalah ragam layanan yang ditawarkannya. Paket softwarenya mudah diupdate melalui RedHat Network, sebuah repositori software dan informasi berharga. Sejumlah layanan support tersedia di perusahaan dan meskipun tidak murah, Anda akan terjamin oleh dukungan yang baik dari personal yang berpengalaman. Perusahaan ini juga mengembangkan program sertifikasi untuk memopulerkan distronya – pelatihan dan ujian RHCE (RedHat Certified Engineer) sekarang tersedia di banyak tempat di dunia. Semua faktor ini menguatkan fakta bahwa RedHat adalah merek terkemuka dalam industri komputer.

Kelebihan yang dimiliki oleh distro ini yaitu :
1. Mudah dipasang. Redhat 6 adalah yang pertama memperkenalkan instalasi grafik dengan tahap-tahap yang mudah diikuti. Selesai diinstall, anda tidak perlu otak-atik apa-apa lagi, bisa langsung bekerja dengan GUI.
2. Menyediakan konfigurator. Konfigurasi Linux itu bentuk mentah-nya adalah teks file di /etc atau /var. Buat hacker, mengedit langsung file konfigurasi adalah cara paling afdol. Tapi jelas hal tersebut bukan buat orang awam. Makanya redhat memperkenalkan konfigurator yang pakai menu dan kotak-kotak dialog tinggal isi. Redhat 7.2 kebawah pakai linuxconf, sementara 7.3 ke atas sudah pakai graphical configurator.
3. Aplikasi komplit tapi tidak neko-neko. Hanya aplikasi gratis terbaik ada di CD Redhat. Aplikasi setengah-setengah, masih beta, tidak diikutkan. Semua aplikasi itu ditata dengan bagus di desktop KDE atau GNOME yang sudah dimodifikasi memakai Redhat Blue Curve theme. Sejauh ini, theme tersebut lebih memenuhi selera pekerja .
4. Menjaga kompatibilitas. Redhat selalu menyertakan library kompatibel sehingga aplikasi untuk versi sebelumnya masih bisa jalan di versi terbarunya. Hal ini sering diabaikan para hacker Linux. Maunya kalau ada versi baru, silahkan install ulang, kalau perlu kompilasi ulang.
5. Memperhatikan lisensi.
6. Terkenal dan terpercaya. Fakta berbicara, buku-buku Linux umumnya pakai contoh Redhat. Sertifikasi Linux paling dicari adalah Redhat Certified Engineer (RHCE). Hanya Redhat yang punya distro server khusus korporasi (Redhat advanced server). Sampai saat ini Redhat adalah satu-satunya distro yang bisa memberi pemasukan plus pada perusahaan pembuatnya.

BAB IV
Penutup
Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang dapat kami ambil dari makalah ini yaitu sebagai berikut :
Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multi tasking, yang dapat berjalan di berbagai platform termasuk prosesor Intel 386 maupun yang lebih tinggi.
Linux pada awalnya dibuat oleh seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds.
Kernel Linux terdiri dari beberapa bagian penting, seperti : manajemen proses, manajemen memori, hardware device drivers, filesystem drivers, manajemen jaringan dan lain-lain.
Distro-distro ini diurutkan berdasarkan popularitas mereka di situs DistroWatch.com : Mandrakelinux, Fedora Core / RedHat, GentooLinux, Debian GNU/Linux, SuSE, Knoppix, Slackware Linux, Mepis Linux, Xandros, dan Linspire.
RedHat adalah pilihan pertama bagi para profesional dan masih menjadi pelaku utama di masa mendatang.
Keuntungan RedHat : Mudah dipasang, Menyediakan Konfigurator, Aplikasi Komplit tapi tidak neko-neko, menjaga kompabilitas, memperhatikan lisensi serta terkenal dan terpercaya.
Saran
Sebagai mahasiswa dan penyusun makalah, kami sangat memerlukan kritikan dan saran demi kesempurnaan penyusunan makalah yang selanjutnya.
Pengertian Dan Sejarah Fedora
Pengertian
Apa sih Fedora itu? Apa pengertian Fedora? Fedora merupakan salah satu distro linuxdimana distro ini tersusun dari paket aplikasi office, multimedia, game, internet, grafis, server dan masih banyak lagi. Hal tersebut menjadikan Fedora sangat cocok digunakan untuk keperluan desktop, laptop, atau pun server.

Fedora dikembangkan oleh Fedora Project, komunitas Fedora dan disponsori oleh Red Hat. Pengembangan Fedora dilakukan secara terbuka dan bersama, sehingga siapa pun dapat turut serta berkontribusi dalam pengembangan Fedora agar menjadi yang lebih baik lagi. Hal itulah yang membuat Fedora dapat didistribusikan kepada siapa saja secara bebas.

Fedora juga memiliki siklus rilis yang singkat, yaitu setiap 6 bulan sekali. Namun jika suatu versi terbaru telah muncul, masa setelah 13 bulan dari versi tersebut diluncurkan maka support untuk versi tersebut akan dihentikan. Hal ini akan berdampak bagi admin suatu server karena mereka akan diwajibkan untuk mengupgrade setiap 6 bulannya.

Fedora menggunakan manager paket RPM Package Manager (dahulu dikenal dengan sebutan Redhat Package Manager yang disingkat RPM) dan manajemen paket aplikasi yum. RPM ini berfungsi sebagai alat bantu dalam melakukan instalasi, deinstalasi, verifikasi dan kueri perangkat lunak.

Sebagai antarmuka standar, Fedora menggunakan Gnome 3. Namun, tidak menutup kemungkinan Anda menggunakan antarmuka lain karena Fedora memberikan spin yang sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda.

Sejarah
Proyek pengerjaan Fedora dimulai dari akhir tahun 2003 sejak Red Hat Linux secara resmi dihentikan. Fedora dijadikan alat percobaan untuk menciptakan generasi Red Hat Linux Enterprise yang lebih unggul dan layak jual. Red Hat Enterprise Linux sendiri adalah distro Linux yang didukung secara resmi oleh Redhat, sementara Fedora menjadi distro komunitas.

Nama Fedora sendiri berasal dari Fedora Linux, proyek yang mengembangkan perangkat lunak tambahan untuk Red Hat Linux, dan dari topi kulit (Fedora) yang digunakan dalam logo Red Hat (Shadowman). Fedora sendiri merupakan merek dagang dari Red Hat.

Senin, 20 Januari 2014

membuat Menu mengunakan program C

membuat Program Menu, yang di dalamnya terdapat Program Biodata, Porgam deret, dan Porgam animasi dengan menggunakan C++.







Program jadinya :


Keterangan :


#include<conio.h>     :      
Di gunakan untuk membuat antarmuka dengan pengguna. seperti getch

#include<iostream.h> :

Di gunakan untuk menjalankan perintah input dan output. seperti cin, cout.

#include<dos.h>         :
Di gunakan untuk membuat perintah delay.

main() 
{
main di gunakan untuk membuka program (main program) tanda 
{ sebagai pembuka program yang akan di tutup oleh tanda } untuk penutup program.

mulai:

clrscr();
int pil;

mulai :
 di gunakan untuk memberi nama (seperti label) yang di tutup oleh : (titik dua).
clrscr();   di gunakan untuk membersihkan layar output, karena setelah kita menjalankan isi program (program 1,2,3)  kita akan kembali ke label mulai (tampilan menu) clrscr di gunakan agar hasil output sebelumnya tidak tertimpah pada hasil output selanjutnya.
int pil; dengan membuat variable pil bernilai interger, kita dapat menggunakannya utnuk memasukan nilainya untuk memilih menu yang sudah kita buat.



cout<<"--------Menu----------\n";
cout<<" 1. Biodata                \n";
cout<<" 2. Deret                \n";
cout<<" 3. Animasi                \n";
cout<<" 4. Exit                \n";
cout<<"----------------------\n";
cout<<"Masukan Pilihan anda[1..4]= ";cin>>pil;

pada bagian ini di gunakan untuk membuat output program, kita bisa sesuaikan menu di atas dengan program-program yang ingin kita buat, sedangakan pada baris terakhir, (cout<<"masukan pilihan anda [1 . .4]= " ; cin>>pil;) pada baris ini di gunakan untuk membuat tampilan masukan pilihan anda, yang ketika kita input dengan perintah cin, nilai inputan tersebut akan masuk kedalam variabel pil.



switch (pil) 
{ 

case 1:

clrscr();
        //Isi program pertama (Biodata)//
getch();
goto mulai;


swich (pil) {  swich di gunakan untuk memindahkan kita sesuai dengan isi atau nilai dari variable pil, sedangkan case 1,2,3,4 dan seterusnya di gunakan untuk nilai menunya, case 1 = pil 1. selanjutnya di isi dengan program yang kita inginkan. saya sarankan lebih baik kita isikan perintah clrscr, dan getch agar setiap kita masuk dalam menu output kita sudah bersih dari hasil output sebelumnya, serta kita dapat melihat hasil output dari program yang kita buat, setelah selesai kita gunakan perintah goto mulai  di gunakan untuk mengembalikan kita ke label mulai ( daftar menu ).


clrscr();
default: cout<<"\n Tidak Ada Pilihan Tersebut, Silahkan Masukan Pilihan Yang Benar";
getch();
goto mulai;


pada bagian program di atas ini di (default) di gunakan untuk membuat output ketika kita melakukan input selain dari yang sudah kita sediakan di atas. ketika kita menginput nilai yang salah maka akan tampil output tidak ada pilihan tersebut, silahkan masukan pilihan yang benar. ketika kita tekan enter maka kita akan kembali ke label mulai.

setelah semua kerangka program menu dan program main menu sudah kita buat, jangan lupa untuk menutup perintah dengan tutup kurung kurawal untuk swich, dan untuk main();