linux
Muhammad wahyudin
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Perkembangan komputer saat ini semakin maju. Pada pengguna
komputer di indonesia saat ini kebanyakan menggunakan sistem operasi buatan
dari microsoft, yaitu microsoft windows. hal itu wajar saja terjadi, karena
sistem operasi windows lebih dulu hadir di Indonesia ketimbang sistem operasi
linux. Sistem operasi windows harus menggunakan lisensi, sedangkan linux tanpa
menggunakan lisensi atau bisa di bilang gratis.
Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user
dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor
INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan
standard POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi
yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.
1.2 Identifikasi topik
Pengertian tentang linux
Macam-macam linux
Perbandingan linux terhadap sistem operasi lainnya
Keuntungan dan kerugian linux
1.3 Tujuan pembahasan topik
Untuk mengetahui pengertian tentang linux
Untuk mengetahui macam-macam linux
Untuk mengetahui Perbandingan linux terhadap sistem operasi
lainnya
Untuk mengetahui Keuntungan dan kerugian linux
1.4 Manfaat
1.4.1 Bagi Dosen :
Untuk mengetahui sejauh mana mahasiswa dan mahasiswi
mengetahui tentang linux
1.4.2 Bagi Mahasiswa :
Untuk mengetahui pengetahuan tentang linux
1.4.3 Bagi Pembaca Lain :
Untuk menginspirasi pembaca untuk dapat mencoba menggunakan
sofware linux.
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian linux
Linux adalah software sistem operasi
open source yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di
berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan lebih tinggi. Sistem
operasi ini gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi GNU. linux merupakan
turunan dari unix dan dapat bekerja pada berbagai macam perangkat keras koputer
mulai dari inter x86 sampai dengan RISC. Dengan lisensi GNU (Gnu Not Unix) Anda
dapat memperoleh program, lengkap dengan kode sumbernya (source code). Tidak
hanya itu, Anda diberikan hak untuk mengkopi sebanyak Anda mau, atau bahkan
mengubah kode sumbernya.Dan itu semua legal dibawah lisensi. Meskipun gratis,
lisensi GNU memperbolehkan pihak yang ingin menarik biaya untuk penggandaan
maupun pengiriman program. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan
sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.
B. Macam-macam linux
1. Fedora core 4
Fedora core adalah sebuah proyek komunitas yang
mengkhususkan diri membuat berbagai paket aplikasi untuk di jalankan di Red Hat
Linux.
Fedora Core dapat di bakar ke empat keping CD atau sebuah
DVD, Instalasi Fedora Core 4 mudah, dan tidak banyak berubah dari rilisan
sebelumnya.
2. SUSE
sebelumnya bernama SUSE Linux dan SuSE Linux Professional
.SUSE Linux adalah salah satu distro Linux utama yang dibuat di Jerman. SUSE
Linux aslinya merupakan terjemahan dalam bahasa Jerman dari Slackware.
Perusahaannya sekarang ini dimiliki oleh Novel, Inc. S.u.S.E adalah singkatan
dari kalimat dalam bahasa Jerman “Software- und System-Entwicklung” (“Perangkat
lunak dan pengembangan sistem”), tetapi ada informasi tidak resmi yang
mengatakan bahwa S.u.S.E dihubungkan dengan ilmuwan komputer Jerman Konrad
Zuse.
3. KNOPPIX
Knoppix merupakan distro
Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa menginstalnya di
hard-disk. Distro ini berbasis Debian Linux dan diciptakan oleh Klaus Knopper.
Aplikasinya sangat lengkap dan cocok untuk demo atau belajar Linux bagi yang
belum mempunyai ruang pada hard-disknya, dapat juga untuk CD rescue. Kelemahan
dari knoppix adalah diperlukannya memori yang besar untuk menggunakan modus
grafisnya yaitu 96 MB walaupun bisa juga dijalankan pada memori 64 MB dengan
swap pada hard-disk seperti pengalaman penulis tapi Anda perlu sedikit bersabar.
Distro ini berbasis Debian GNU/Linux.
4. CentOS
CentOS adalah sistem operasi
bebas yang didasarkan pada Red Hat Enterprise Linux (RHEL).CentOS singkatan
dari Community ENTerprise Operating System (Sistem Operasi Perusahaan buatan
Komunitas/Masyarakat).
5. PUPPY LINUX
Puppy Linux adalah salah satu distro Linux Live CD yang
sangat kecil ukurannya dan mengutamakan kemudahan dalam penggunaan. Seluruh
sistem operasi dan aplikasinya berjalan dalam RAM, yang membolehkan media
booting dilepas setelah sistem operasi berhasil dijalankan.
C. Perbandingan linux terhadap sistem
operasi lainnya
MS-DOS memiliki kemiripan dengan Linux, yaitu file sistem
yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat dijalankan pada prosesor x86,
dan tidak mendukung multi-user dan multi-tasking, serta tak bersifat free. Juga
MS-DOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan
sistem operasi lainnya, termasuk tidak tersedianya perangkat lunak network,
program pengembang, dan program utilitas yang ada dalam Linux.
Microsoft Windows menawarkan beberapa kemampuan grafis yang
ada pada Linux termasuk kemampuan networking, tetapi tetap memiliki kekurangan
yang telah ada pada MS-DOS.
Windows NT yang juga tersedia untuk Digital Alpha dan juga
prosesor x86 juga memiliki beberapa kekurangan yang telah ada pada MS-DOS.
Waktu untuk menemukan suatu bug dalam suatu sistem operasi ini tak sebanding
dengan harga yang harus dibayar.
Sistem operasi Apple untuk Macintosh hanya dapat berjalan di
sistem Mac. Juga memiliki kekurangan dari sisi ketersediaan perangkangkat bantu
pengembang (development tool), dan juga kurang dapat secara mudah untuk
berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya. Apple juga telah memungkinkan
Linux dapat dijalankan pada PowerMac.
D. Keuntungan dan Kerugian
Keuntungan Linux:
1. Lebih aman
Linux memisahkan hak
akses file dan direktori bagi user biasa dan super user atau root. Seorang user
biasa hanya di beri akses di sebuah folder direktori tertentu untuk menyimpan
data, yaitu di folder /home/nama . Oleh karena itu, keamanan file-file system
dan file-file lain di jaga dari kemungkinan terhapus oleh user biasa. Di
samping itu setting system juga membutuhkan password dari Super User.
2. Lebih
tahan virus
Karena pemisahan akses file tsb, kurang memungkinkan suatu virus menerobos file system. Di samping itu Linux tidak memiliki Registry yang di kenal merupakan tempat persembunyian virus. Di Linux juga tidak terdapat file exe yang dapat di jangkiti virus dan dapat menyebarkan virus.
3. Gratis dan dapat
di sebarluaskan
Linux memiliki lisensi GNU, yaitu sebuah lisensi yang
memperbolehkan seseorang untuk menyebarluaskan, memodifikasi dan menggunakan
Linux secara gratis.
4. Kompatibel dengan
Hardware lama
Linux dapat di install di Hardware lama dan tentu nya tidak
menerapkan GUI dalam hal ini. Hardware lama tsb dapat di gunakan untuk server
yang tidak membutuhkan GUI. Dalam hal ini, Linux mensyaratkan spesifikasi
hardware yang rendah.
Kekurangan Linux:
Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows
minded’, takut untuk beralih dari Windows.
Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang
tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang
didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di
Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi
ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita
harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta
dependencies-nya.
Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan
Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini.
Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar
hal-hal baru dan terus-menerus belajar.
Aplikasi-aplikasi di Linux belum seampuh aplikasi di
Windows.
Struktur direktori dan hak-akses yang membingungkan bagi
yang sudah terbiasa dengan Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.
BAB III
KESIMPULAN
Linux adalah Linux adalah software
sistem operasi open source yang bersifat multi user dan multitasking, yang
dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan lebih
tinggi. Sistem operasi ini gratis untuk disebarluaskan di bawah lisensi
GNU.
macam-macam linux yaitu : a. Fedora core 4 , b. SUSE, c.
Kanoppix, d. Puppy Linux
Kelebihan dari linux yaitu lebih aman di gunakan, lebih
tahan virus, gratis dan dapat di sebar luaskan, kompatibel dengan hardware
lama.
kekurangannya : belum seampuh aplikasi windows, proses
instalasi yang sedikit susah, banyak pengguna yang belum terbiasa dengan linux
10:13 AM
Kata Pengantar
Rasa syukur yang sangat mendalam,
kami panjatkan kehadirat Allah SWT, sehingga melalui rahmat-Nya yang tiada
terkira “Makalah tentang Linux” ini dapat terselesaikan.
Kami sadar dengan banyaknya
keterbatasan yang kami miliki, makalah ini jauh dari sempurna. Masih butuh
sentuhan tangan-tangan yang lebih expert dalam mengembangkannya. Kami
mengharapkan input dari semua teman, terutama dari Dosen ybs, karena makalah
ini adalah sebagai sedikit sumbangsih kami untuk ilmu pengetahuan.
Makalah ini dapat digunakan sebagai
bahan referensi awal untuk kita dalam mempelajari Linux. Sesuai dengan namanya,
modul ini lebih kepada cara pandang suatu sistem operasi yang dinamakan Linux
secarakonseptual, yang berarti makalah ini tidak akan banyak membahas
masalah-masalah teknis, melainkan lebih banyak kependekatan (baca: teori)
seorang user ke linux itu sendiri. Kebutuhan akan perintah-perintah dasar juga
disertakandalam modul ini beserta persamaannya di Sistem Operasi DOS yang
mungkin sudah lebih dulu familiar di kalanganmasyarakat luas.
Bab I Modul ini membahas Linux
secara konsep, mulai dari sejarah, perbandingan dengan Sistem Operasi lain
sampai pada kelebihan sistem operasi linux dari sistem operasi lainnya.
Bab II membahas tentang Distro Linux
Bab III khusus akan membahas tentang
salah satu distro Linux yaitu Red Hat.
Penulis, 09 Juni 2010
BAB I
Pengenalan Linux
Kata "Linux" untuk saat
ini sudah tidak asing lagi bagi para pengguna internet dan komunitas mahasiswa
yang memili-kihobby untuk mencoba software-software baru. Secara teknis dan
singkat dapat dikatakan, Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi
user dan multi tasking, yang dapat berjalan di berbagai platform termasuk
prosesor Intel 386 maupun yang lebih tinggi. Sistem operasi ini
mengimplementasikan standar POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik
dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.
Nama Linux sendiri diturunkan dari
pencipta awalnya, Linus Torvalds, yang sebetulnya mengacu pada suatu kumpulan
software lengkap yang bersama-sama dengan kernel menyusun suatu sistem operasi
yang lengkap. Lingkungan sistem operasi ini mencakup ratusan program, termasuk
kompiler, interpreter, editor dan utilitas.
1.1 Perbedaan mendasar Linux
Satu hal yang membedakan Linux
terhadap sistem operasi lainnya adalah harga. Linux ini lebih murah dan dapat
diperbanyak serta didistribusikan kembali tanpa harus membayar fee atau royalti
kepada seseorang. Tetapi ada hal lain yang lebih utama selain pertimbangan
harga yaitu mengenai source code. Source code Linux tersedia bagi semua orang
sehingga setiap orang dapat terlibat langsung dalam pengembangannya.
1.2 Perbandingan Linux terhadap
sistem operasi lainnya
Linux disusun berdasarkan standar
sistem operasi POSIX yang sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja UNIX.
UNIX kompatibel dengan Linux pada level system call, ini berarti sebagian besar
program yang ditulis untuk UNIX atau Linux dapat direkompilasi dan dijalankan
pada sistem lain dengan perubahan yang minimal. Secara umum dapat dikatakan
Linux berjalan lebih cepat dibanding UNIX lain pada hardware yang sama. Dan
lagi UNIX memiliki kelemahan yaitu tidak bersifat free.
MS-DOS memiliki kemiripan dengan
Linux yaitu file sistem yang bersifat hirarkis. Tetapi MS-DOS hanya dapat
dijalankan pada prosesor x86 dan tidak mendukung multi user dan multi tasking,
serta tidak bersifat free. Juga MS-DOS tidak memiliki dukungan yang baik agar
dapat berinteroperasi dengan sistem operasi lainnya, termasuk tidak tersedianya
perangkat lunak network, program pengembang dan program utilitas yang ada dalam
Linux.
1.3 Sejarah Linux
Linux pada awalnya dibuat oleh
seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds. Dulunya Linux
merupakan proyek hobi yang diinspirasikan dari Minix, yaitu sistem UNIX kecil
yang dikembangkan oleh Andrew Tanen-baum. Linux versi 0.01 dikerjakan sekitar
bulan Agustus 1991. Kemudian pada tanggal 5 Oktober 1991, Linus mengumumkan
versi resmi Linux, yaitu versi 0.02 yang hanya dapat menjalankan shell bash
(GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler). Saat ini Linux adalah sistem
UNIX yang sangat lengkap, bisa digunakan untuk jaringan, pengembangan software
dan bahkan untuk pekerjaan sehari-hari. Linux sekarang merupakan alternatif
sistem operasi yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan sistem operasi
komersial (misalnya Windows 9.x/NT/2000/ME). Linux mempunyai perkembangan yang
sangat cepat. Hal ini dapat dimungkinkan karena Linux dikembangkan oleh beragam
kelompok orang. Keragaman ini termasuk tingkat pengetahuan, pengalaman serta geografis.
Agar kelompok ini dapat berkomunikasi dengan cepat dan efisien, internet
menjadi pilihan yang sangat tepat. Karena kernel Linux dikembangkan dengan
usaha yang independent, banyak aplikasi yang tersedia, sebagai contoh, C
Compiler menggunakan gcc dari Free Software Foundation GNU’s Project. Compiler
ini banyak digunakan pada lingkungan Hewlett-Packard dan Sun.
Sekarang ini, banyak aplikasi Linux
yang dapat digunakan untuk keperluan kantor seperti untuk spreadsheet, word
processor, database dan program editor grafis yang memiliki fungsi dan tampilan
seperti Microsoft Office, yaitu Star Office. Selain itu, juga sudah tersedia
versi Corel untuk Linux dan aplikasi seperti Matlab yang pada Linux dikenal
sebagai Scilab.
1.4 Kelebihan Linux
Di sini akan dijelaskan beberapa
kelebihan dari sistem operasi Linux/UNIX dibandingkan dengan dengan sistem
operasi yang lain. Dan berikut ini adalah beberapa fakta dari hal-hal yang
menguntungkan dengan menggunakan program dan file-file Linux/UNIX :
* Pada
dasarnya semua data tersimpan di dalam harddisk walau ada beberapa kondisi
dimana data tersimpan di disket. Linux/UNIX memberikan beberapa proses spesial
dimana terminal, printer dan device hardware lainnya dapat diakses seperti kita
mengakses file yang tersimpan dalam harddisk atau disket.
* Ketika
program dijalankan, program tersebut dijalankan dari harddisk ke dalam RAM dan
setelah dijalankan akan dinamakan sebagai proses.
* Linux/UNIX
menyediakan servis untuk membuat, memodifikasi program, proses dan file.
* Linux/UNIX
mendukung struktur file yang bersifat hirarki.
* Linux/UNIX
adalah salah satu sistem operasi yang termasuk ke dalam kelas sistem operasi
yang dapat melakukan multitasking. Multitasking sendiri adalah keadaan dimana
suatu sistem operasi dapat melakukan banyak kerjaan pada saat yang bersamaan.
* Selain
multitasking, Linux/UNIX juga dapat mendukung multiuser. Yaitu sistem operasi
yang pada saat bersamaan dapat digunakan oleh lebih dari satu user yang masuk
ke dalam sistem.
1.5 Bagian penting kernel Linux
Kernel Linux terdiri dari beberapa
bagian penting, seperti : manajemen proses, manajemen memori, hardware device
drivers, filesystem drivers, manajemen jaringan dan lain-lain. Namun bagian
yang terpenting ialah manajemen proses dan manajemen memori. Manajemen memori
menangani daerah pemakaian memori, daerah swap, bagian-bagian kernel dan untuk
buffer cache. Manajemen proses menangani pembuatan proses-proses dan
penjadwalan proses. Pada bagian dasar kernel berisi hardware device drivers
untuk setiap jenis hardware yang didukung.
BAB II
Distro Linux
Banyaknya pilihan dan semakin
bertambahnya jumlah distro Linux boleh jadi membingungkan bagi yang baru
mengenal Linux. Karena itulah dibuat. Berikut ini 10 distro, yang dianggap
sebagai distro-distro Linux yang paling banyak digunakan di seluruh dunia.
MEPIS Linux, Xandros, dan Linspire adalah distro terbaik bagi pengguna baru
agar dapat langsung bekerja menggunakan Linux tanpa harus memahami
kompleksitasnya. Di sisi lain, Gentoo, Debian, dan Slackware adalah distro
tingkat lanjut yang memerlukan pemahaman mendalam sebelum dapat digunakan
secara efektif. Mandrakelinux, RedHat, dan SUSE digolongkan sebagai distro
‘jalan-tengah’. Distro-distro di bawah ini diurutkan berdasarkan popularitas
mereka di situs DistroWatch.com, dan tidak mengindikasikan pangsa pasar atau
kualitas.
1. Mandrakelinux,
yang dikembangkan pertama kali oleh Gael Duval, adalah distro yang mengalami
kenaikan popularitas yang sangat pesat sejak rilis pertamanya di bulan Juli
1998. Para developernya mengambil distro RedHat, mengubah desktop defaultnya ke
KDE dan menambahkan installer yang mudah digunakan, mendobrak mitos bahwa Linux
sulit diinstalasi. Kemampuan pengenalan hardware dan pemartisi hard disk dari
Mandrakelinux diakui merupakan salah satu yang terbaik di antara distro Linux.
Banyak pengguna yang berpaling ke Mandrakelinux saat distro lain gagal memenuhi
kebutuhannya.
Keunggulan : User-Friendly, Tool konfigurasi
grafis, dukungan komunitas luas, mampu mengubah ukuran partisi NTFS
Kelemahan : Beberapa rilis mengandung bug,
rilis terakhir hanya tersedia bagi anggota MandrakeClub
Manajemen Software : RPM
(urpmi)
Bisa di Download : Ya
2. Fedora
Core Bagi banyak orang, nama RedHat melambangkan Linux, karena sebagai
perusahaan Linux yang dikenal di seluruh dunia. Didirikan tahun 1995 oleh Bob
Young dan Marc Ewing, Red Hat Inc baru mulai menampakkan tanda-tanda
menguntungkan di bidang layanan, bukan dari distribusinya sendiri. Tetap saja,
RedHat adalah pilihan pertama bagi para profesional dan masih menjadi pelaku
utama di masa mendatang. Mereka dengan bijak menghindari ekspansi cepat saat
booming dotcom di tahun 1998-1999, memilih berkonsentrasi pada bisnis inti.
Manajemen tipe ini, jika berlanjut, akan menjamin stabilitas dan kelangsungan.
Namun demikian, RedHat Linux 9 merupakan akhir dari jajaran produk RedHat
Linux, yang digantikan oleh Fedora Core di akhir tahun 2003.
Apa yang istimewa dari RedHat dan
Fedora Core? Adalah gabungan dari paket konservatif dan terbaik di atas banyak utiliti
rumit yang dikembangkan dalam perusahaan. Paketnya tidak selalu up-to-date,
sekali versi beta diumumkan, versi paket dibekukan, kecuali untuk update
sekuriti. Hasilnya adalah distribusi yang stabil dan teruji, program beta dan
fasilitas pelaporan bug terbuka bagi umum dan ada beberapa milis. RedHat Linux
telah menjadi distro Linux dominan di server-server seluruh dunia.
Keunggulan : Digunakan di mana-mana, dukungan
komunitas luas, Banyak inovasi
Kelemahan : Daur hidup edisi gratisnya terbatas,
dukungan multimedia buruk, transisi RedHat ke Fedora mengkhawatirkan
Manajemen Software : RPM
Bisa di Download : Ya
3. Gentoo
Linux, diciptakan oleh Daniel Robbins, mantan pengembang Stampede Linux dan
FreeBSD. Pengalamannya di FreeBSD dengan fasilitas kompilasi otomatis yang
disebut “ports” memberinya inspirasi untuk mengadaptasi ports ke Gentoo dengan
nama “portage”. Kisah yang lebih lengkap dapat ditemukan dalam tulisan tiga
seri berjudul Making The Distribution. Rilis stabil pertama Gentoo diumumkan
pada bulan Maret 2002.
Gentoo Linux adalah distro berbasis
source-code, satu-satunya di daftar ini. Meskipun media instalasinya meyediakan
berbagai bentuk paket biner untuk mendapatkan sistem Linux dasar yang langsung
berjalan, ide utama Gentoo adalah untuk mengompilasi semua paket source code di
komputer pengguna. Keuntungan utama cara ini adalah semua perangkat lunak akan
sangat teroptimasi dengan perangkat keras tempatnya terpasang.
Keunggulan : Instalasi paket software mudah,
sangat uptodate, Kepuasan karena membangun sistem dari awal sesuai keinginan
pengguna
Kelemahan : Instalasi sangat lama, kurang
stabil dan resiko breakdown, kurang tepat untuk server yang mission-critical
Manajemen Software : SRC
(portage)
Bisa di Download : Ya
4. Debian
GNU/Linux, dipelopori oleh Ian Murdock di tahun 1993, adalah projek
nonkomersial sepenuhnya; barangkali bentuk termurni dari ide yang mengawali
pergerakan perangkat lunak bebas (free software movement). Ratusan pengembang
sukarelawan dari seluruh dunia ikut serta dalam projek ini, yang diatur secara
baik dan ketat, menjamin sebuah distro berkualitas yang dikenal sebagai
Debian.
Di tengah-tengah proses
pengembangan, terdapat tiga cabang di direktori pusat – “stable”, “testing”,
dan “unstable” (dikenal juga sebagai “sid”). Saat versi baru sebuah paket tiba,
ia ditempatkan di cabang unstable untuk pengujian pertama. Jika lulus, paket
dipindah ke cabang testing, di sana ia mengalami pengujian selama beberapa
bulan. Cabang ini dinyatakan stable setelah melalui pengujian menyeluruh.
Sebagai hasilnya, disto ini mungkin adalah terstabil dan dapat diandalkan,
meskipun tidak up-to-date. Cabang stable cocok untuk penggunaan di
server-server mission-critical, banyak pengguna lebih suka menggunakan cabang testing
atau unstable yang lebih up-to-date di komputer pribadinya.
Keunggulan : 100% bebas, situs web yang bagus,
dukungan komunitas luas, sangat teruji, instalasi software mudah (dengan
apt-get)
Kelemahan : Installer membingungkan, rilis
stabilnya out-of-date
Manajemen Software : DEB
Bisa di Download : Ya
5. SuSE
adalah perusahaan lain yang berfokus pada desktop, meskipun serangkaian produk
kelas enterprise juga tersedia. Distro ini mendapat pujian untuk installernya
dan tool konfigurasi YaST, yang dikembangkan oleh SUSE sendiri. Dokumentasinya,
yang disertakan pada versi komersial, berkali-kali diakui sebagai yang
terlengkap, menyeluruh, dan mudah digunakan. Linux Journal menganugerahi SUSE
Linux 7.3 sebagai “Product of the Year 2001″. Distro ini mencapai pangsa pasar
cukup besar di Eropa dan Amerika Utara, namun tidak dipasarkan di Asia dan
belahan dunia lain. Tahun 2003 SUSE dibeli oleh Novell.
Keunggulan : Perhatian profesional dan detail,
Tool konfigurasi grafis YaST yang mudah digunakan
Kelemahan : Hanya tersedia di beberapa
belahan dunia melalui FTP atau penjual software, mengandung komponen
proprietary sehingga mencegah distribusi ulang
Manajemen Software : RPM
Bisa di Download : Ya
6. Knoppix
Dikembangkan oleh Klaus Knopper di Jerman, dapat dikatakan bahwa Knoppix yang
berbasis Debian ini telah menaikkan standarnya ke tingkat baru, terutama dengan
deteksi perangkat keras otomatis yang dapat membuat malu banyak distro Linux
komersial. Booting yang mulus, pilihan perangkat lunak, teknik pemekaran
seketika, dan bisa diinstalasi ke hard disk menjadikan Knoppix sebuah tool yang
diperlukan. Knoppix dapat digunakan sebagai disket penyelamat, sebuah tool
untuk mendemonstrasikan Linux kepada mereka yang belum pernah melihatnya atau
sebuah tool untuk menguji komputer baru sebelum dibeli. Distro ini bahkan dapat
digunakan sebagai distro penuh untuk penggunaan sehari-hari.
Versi baru Knoppix dirilis secara
teratur, rata-rata setiap 1 -2 minggu. Pembaruan serta paket perangkat lunak
terbaru dari cabang unstable Debian.
Keunggulan : Pengenalan hardware sangat baik,
Langsung dijalankan dari CD tanpa instalasi.
Kelemahan : Lamban jika dijalankan langsung
dari CD
Manajemen Software : DEB
Bisa di Download : Ya
7. Slackware
Linux, diciptakan oleh Patrick Volkerding tahun 1992, adalah distro linux
tertua yang mampu bertahan. Tanpa banyak tetek bengek, tetap menggunakan
installer berbasis teks tanpa tool konfigurasi grafis. Saat distro lain berusaha
keras untuk mengembangkan tampilan yang mudah digunakan bagi sebagian besar
utiliti, Slackware menawarkan konfigurasi manual dengan mengedit file-file
konfigurasi. Karena ini, Slackware hanya disarankan untuk pengguna lanjut yang
bersedia meluangkan waktu untuk mempelajari Linux.
Mungkin karakteristik terbaik distro
ini adalah: Jika Anda memerlukan bantuan untuk instalasi Linux Anda, carilah
pengguna Slackware. Dia diperhitungkan lebih mampu memperbaiki masalah
dibandingkan pengguna distro lain.
Keunggulan : Sangat stabil dan bebas bug,
Setia pada kaidah-kaidah UNIX
Kelemahan : Semua konfigurasi dilakukan
secara manual, deteksi otomatis hardware terbatas
Manajemen Software : TGZ
Bisa di Download : Ya
8. MEPIS
Linux diluncurkan oleh Warren Woodford di bulan Juli 2003, yang merupakan
distro terbaru di daftar ini. Meskipun demikian, MEPIS berhasil mendapatkan
sambutan positif dari pengguna dan pengulas. MEPIS adalah gabungan dari Debian
Sid dan Knoppix, satu jenis distro Linux baru yang dapat digunakansebagai
liveCD dan distribusi penuh dengan instaler grafis. Dengan cara ini, pengguna
dapat mencoba dengan menjalankan secara langsung, dan dapat menginstalasinya ke
harddisk jika mereka menyukainya. Banyak distro lain yang meniru, namun
MEPIS-lah yang memelopori konsep sebuah liveCD + instaler grafis yang
diluncurkan langsung dari CD.
MEPIS Linux juga memiliki kemampuan
deteksi perangkat keras yang sangat baik (termasuk mengenali beberapa jenis
winmodem) dan menyertakan beberapa utiliti konfigurasi yang dikembangkan
sendiri.
Keunggulan : Distribusi penuh dan live CD
dalam satu paket, menyertakan driver NVidia, Java, Flash, codec multimedia, dan
perangkat lunak tidak-bebas lainnya, deteksi perangkat keras yang sangat
baik
Kelemahan : Belum teruji sebagai distribusi
mainstream, tampilan UI standar kurang menarik
Manajemen Software : DEB
Bisa di Download : Ya
9. Xandros
dibangun dari puing-puing Corel Linux, sebuah usaha yang cukup sukses untuk
pemasssalan Linux di tahun 1999, namun terabaikan setelah Corel mengalami
kesulitan keuangan. Xandros membeli distro ini pada bulan Agustus 2001 dan
merilis versi pertama dan satu-satunya pada bulan Oktober 2002.
Keunggulan : Didesain untuk pemula, langsung dapat
dipakai, File manager yang bagus dan utiliti lain yang berguna
Kelemahan : Mengandung komponen proprietary
sehingga mencegah distribusi ulang
Manajemen Software : DEB
Bisa di Download : Ya,
edisi open circulation untuk pengguna pribadi saja
10. Linspire
(dulu bernama Lindows.com) didirikan oleh Michael Robertson, pendiri dan mantan
CEO MP3.com, pada bulan Oktober 2001 di San Diego, USA. Tujuan awal distro ini
adalah mengembangkan sistem operasi Linux yang mampu menjalankan bukan hanya
aplikasi Linux, namun juga aplikasi Windows seperti MS Office. Tujuan ambisius
ini kemudian diabaikan karena pengembang LindowsOS nampaknya salah
memperhitungkan usaha yang diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.
Keunggulan : Didesain untuk pemula, Instalasi
cepat dan mudah, Instalasi software dengan satu klik
Kelemahan : Mahal, Menarik biaya tahunan
untuk mengakses koleksi software, Praktik marketing yang menjengkelkan
Manajemen Software : DEB
Bisa di Download : Ya,
LindowsLive! (menggunakan BitTorrent)
BAB III
RedHat
Nama RedHat melambangkan Linux,
karena sebagai perusahaan Linux yang dikenal di seluruh dunia. Didirikan tahun
1995 oleh Bob Young dan Marc Ewing, Red Hat Inc baru mulai menampakkan
tanda-tanda menguntungkan di bidang layanan, bukan dari distribusinya sendiri.
Tetap saja, RedHat adalah pilihan pertama bagi para profesional dan masih
menjadi pelaku utama di masa mendatang. Mereka dengan bijak menghindari
ekspansi cepat saat booming dotcom di tahun 1998-1999, memilih berkonsentrasi pada
bisnis inti. Manajemen tipe ini, jika berlanjut, akan menjamin stabilitas dan
kelangsungan. Namun demikian, RedHat Linux 9 merupakan akhir dari jajaran
produk RedHat Linux, yang digantikan oleh Fedora Core di akhir tahun 2003.
Meskipun Fedora disponsori oleh RedHat, namun sebagian besar dikembangkan oleh
komunitas,mempunyai daur hidup yang singkat, dan menjadi basis pengujian RedHat
Enterprise Linux.
Apa yang istimewa dari RedHat dan
Fedora Core? Adalah gabungan dari paket konservatif dan terbaik di atas banyak
utiliti rumit yang dikembangkan dalam perusahaan. Paketnya tidak selalu
up-to-date, sekali versi beta diumumkan, versi paket dibekukan, kecuali untuk
update sekuriti. Hasilnya adalah distribusi yang stabil dan teruji, program
beta dan fasilitas pelaporan bug terbuka bagi umum dan ada beberapa milis.
RedHat Linux telah menjadi distro Linux dominan di server-server seluruh dunia.
Salah satu alasan kesuksesan RedHat
adalah ragam layanan yang ditawarkannya. Paket softwarenya mudah diupdate
melalui RedHat Network, sebuah repositori software dan informasi berharga.
Sejumlah layanan support tersedia di perusahaan dan meskipun tidak murah, Anda
akan terjamin oleh dukungan yang baik dari personal yang berpengalaman.
Perusahaan ini juga mengembangkan program sertifikasi untuk memopulerkan
distronya – pelatihan dan ujian RHCE (RedHat Certified Engineer) sekarang
tersedia di banyak tempat di dunia. Semua faktor ini menguatkan fakta bahwa
RedHat adalah merek terkemuka dalam industri komputer.
Kelebihan yang dimiliki oleh distro
ini yaitu :
1. Mudah dipasang. Redhat 6 adalah
yang pertama memperkenalkan instalasi grafik dengan tahap-tahap yang mudah
diikuti. Selesai diinstall, anda tidak perlu otak-atik apa-apa lagi, bisa
langsung bekerja dengan GUI.
2. Menyediakan konfigurator.
Konfigurasi Linux itu bentuk mentah-nya adalah teks file di /etc atau /var.
Buat hacker, mengedit langsung file konfigurasi adalah cara paling afdol. Tapi
jelas hal tersebut bukan buat orang awam. Makanya redhat memperkenalkan konfigurator
yang pakai menu dan kotak-kotak dialog tinggal isi. Redhat 7.2 kebawah pakai
linuxconf, sementara 7.3 ke atas sudah pakai graphical configurator.
3. Aplikasi komplit tapi tidak
neko-neko. Hanya aplikasi gratis terbaik ada di CD Redhat. Aplikasi
setengah-setengah, masih beta, tidak diikutkan. Semua aplikasi itu ditata
dengan bagus di desktop KDE atau GNOME yang sudah dimodifikasi memakai Redhat
Blue Curve theme. Sejauh ini, theme tersebut lebih memenuhi selera pekerja .
4. Menjaga kompatibilitas. Redhat
selalu menyertakan library kompatibel sehingga aplikasi untuk versi sebelumnya
masih bisa jalan di versi terbarunya. Hal ini sering diabaikan para hacker
Linux. Maunya kalau ada versi baru, silahkan install ulang, kalau perlu
kompilasi ulang.
5. Memperhatikan lisensi.
6. Terkenal dan terpercaya. Fakta
berbicara, buku-buku Linux umumnya pakai contoh Redhat. Sertifikasi Linux
paling dicari adalah Redhat Certified Engineer (RHCE). Hanya Redhat yang punya
distro server khusus korporasi (Redhat advanced server). Sampai saat ini Redhat
adalah satu-satunya distro yang bisa memberi pemasukan plus pada perusahaan
pembuatnya.
BAB IV
Penutup
Kesimpulan
Adapun kesimpulan yang dapat kami
ambil dari makalah ini yaitu sebagai berikut :
Linux adalah suatu sistem operasi
yang bersifat multi user dan multi tasking, yang dapat berjalan di berbagai
platform termasuk prosesor Intel 386 maupun yang lebih tinggi.
Linux pada awalnya dibuat oleh
seorang mahasiswa Finlandia yang bernama Linus Torvalds.
Kernel Linux terdiri dari beberapa
bagian penting, seperti : manajemen proses, manajemen memori, hardware device
drivers, filesystem drivers, manajemen jaringan dan lain-lain.
Distro-distro ini diurutkan
berdasarkan popularitas mereka di situs DistroWatch.com : Mandrakelinux, Fedora
Core / RedHat, GentooLinux, Debian GNU/Linux, SuSE, Knoppix, Slackware Linux,
Mepis Linux, Xandros, dan Linspire.
RedHat adalah pilihan pertama bagi
para profesional dan masih menjadi pelaku utama di masa mendatang.
Keuntungan RedHat : Mudah dipasang,
Menyediakan Konfigurator, Aplikasi Komplit tapi tidak neko-neko, menjaga
kompabilitas, memperhatikan lisensi serta terkenal dan terpercaya.
Saran
Sebagai mahasiswa dan penyusun
makalah, kami sangat memerlukan kritikan dan saran demi kesempurnaan penyusunan
makalah yang selanjutnya.
Pengertian Dan Sejarah Fedora
Pengertian
Apa sih Fedora itu? Apa pengertian Fedora? Fedora
merupakan salah satu distro linuxdimana distro ini tersusun dari paket aplikasi office,
multimedia, game, internet, grafis, server dan masih banyak lagi. Hal tersebut
menjadikan Fedora sangat cocok digunakan untuk keperluan desktop, laptop, atau
pun server.
Fedora dikembangkan oleh Fedora Project, komunitas Fedora dan disponsori oleh Red Hat. Pengembangan Fedora dilakukan secara terbuka dan bersama, sehingga siapa pun dapat turut serta berkontribusi dalam pengembangan Fedora agar menjadi yang lebih baik lagi. Hal itulah yang membuat Fedora dapat didistribusikan kepada siapa saja secara bebas.
Fedora juga memiliki siklus rilis yang singkat, yaitu setiap 6 bulan sekali. Namun jika suatu versi terbaru telah muncul, masa setelah 13 bulan dari versi tersebut diluncurkan maka support untuk versi tersebut akan dihentikan. Hal ini akan berdampak bagi admin suatu server karena mereka akan diwajibkan untuk mengupgrade setiap 6 bulannya.
Fedora menggunakan manager paket RPM Package Manager (dahulu dikenal dengan sebutan Redhat Package Manager yang disingkat RPM) dan manajemen paket aplikasi yum. RPM ini berfungsi sebagai alat bantu dalam melakukan instalasi, deinstalasi, verifikasi dan kueri perangkat lunak.
Sebagai antarmuka standar, Fedora menggunakan Gnome 3. Namun, tidak menutup kemungkinan Anda menggunakan antarmuka lain karena Fedora memberikan spin yang sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda.
Fedora dikembangkan oleh Fedora Project, komunitas Fedora dan disponsori oleh Red Hat. Pengembangan Fedora dilakukan secara terbuka dan bersama, sehingga siapa pun dapat turut serta berkontribusi dalam pengembangan Fedora agar menjadi yang lebih baik lagi. Hal itulah yang membuat Fedora dapat didistribusikan kepada siapa saja secara bebas.
Fedora juga memiliki siklus rilis yang singkat, yaitu setiap 6 bulan sekali. Namun jika suatu versi terbaru telah muncul, masa setelah 13 bulan dari versi tersebut diluncurkan maka support untuk versi tersebut akan dihentikan. Hal ini akan berdampak bagi admin suatu server karena mereka akan diwajibkan untuk mengupgrade setiap 6 bulannya.
Fedora menggunakan manager paket RPM Package Manager (dahulu dikenal dengan sebutan Redhat Package Manager yang disingkat RPM) dan manajemen paket aplikasi yum. RPM ini berfungsi sebagai alat bantu dalam melakukan instalasi, deinstalasi, verifikasi dan kueri perangkat lunak.
Sebagai antarmuka standar, Fedora menggunakan Gnome 3. Namun, tidak menutup kemungkinan Anda menggunakan antarmuka lain karena Fedora memberikan spin yang sesuai dengan selera dan kebutuhan Anda.
Sejarah
Proyek pengerjaan Fedora dimulai dari akhir tahun 2003 sejak
Red Hat Linux secara resmi dihentikan. Fedora dijadikan alat percobaan untuk
menciptakan generasi Red Hat Linux Enterprise yang lebih unggul dan layak jual.
Red Hat Enterprise Linux sendiri adalah distro Linux yang didukung secara resmi
oleh Redhat, sementara Fedora menjadi distro komunitas.
Nama Fedora sendiri berasal dari Fedora Linux, proyek yang mengembangkan perangkat lunak tambahan untuk Red Hat Linux, dan dari topi kulit (Fedora) yang digunakan dalam logo Red Hat (Shadowman). Fedora sendiri merupakan merek dagang dari Red Hat.
Nama Fedora sendiri berasal dari Fedora Linux, proyek yang mengembangkan perangkat lunak tambahan untuk Red Hat Linux, dan dari topi kulit (Fedora) yang digunakan dalam logo Red Hat (Shadowman). Fedora sendiri merupakan merek dagang dari Red Hat.



